Belakangan ini, banyak riset yang menunjukkan adanya dampak negatif  bermain game khususnya pada anak-anak, baik itu di komputer, konsol atau pun berbagai perangkat gadget.

Tapi perlu kalian ketahui game juga punya banyak manfaat apabila dimanfaatkan dengan baik, di antaranya:
1. Meningkatkan refleks/reaction time
Banyak permainan dalam video game yang memancing tingkat koordinasi dan kejelian mata.
2. Membangun teamwork (kerja sama)
Ada beberapa game yang dapat dimainkan oleh sekelompok orang. Pada game ini kalian dituntut untuk bisa bekerja sama dengan tim kalian untuk mengalahkan lawan.
3. Problem solving
Bermain game juga dapat meningkatkan kemampuan kognitifmu, lho, seperti memecahkan masalah dan membuat suatu keputusan.
4. Pelepas stres
Dengan bermain video game, otak manusia dapat melegakan pikirannya sehingga tidak tegang dan mampu menjadi hiburan yang menyenangkan pula bagi otak.

Meski game memiliki banyak manfaat, bukan berarti kalian bisa bermain game secara terus-menerus ya! Game juga punya dampak buruk di kehidupan nyata seperti:
1. Kecanduan bermain game
Kecanduan akan sangat berbahaya terlebih lagi jika kalian melupakan segala tanggung jawab dan kegiatan sehari-hari kalian.
2. Kriminalitas
Dengan bermain game yang ada unsur kekerasannya khususnya untuk anak-anak akan mempengaruhi pikiran mereka, dan akan bertindak sesuai apa yang mereka mainkan dalam video game. Tidak jarang terjadi kekerasan karena faktor video game.
3. Pemborosan
Seseorang yang sudah sangat kecanduan akan sangat mungkin untuk menghabiskan dana sampai jutaan rupiah untuk untuk membeli peralatan game atau mungkin untuk merakit sebuah PC Gaming.
4. Penyakit Deep Vein Thrombosis (DVT)
DVT adalah kondisi terjadinya penggumpalan darah yang menyumbat. Umumnya DVT terjadi di paha atau betis yang lama tidak digerakkan. Salah satu faktor resikonya adalah emboli yaitu nyeri dan pembengkakan pada tungkai.
5. Internet gaming disorder
Dilansir dari kompas.com, gaming disorder oleh WHO digambarkan sebagai perilaku bermain game dengan gigih dan berulang, sehingga menyampingkan kepentingan hidup lainnya. Pengidap gangguan gaming disorder akan bermain game secara berlebihan, baik dari segi frekuensi, durasi, maupun intensitas.

Oleh karena itu, agar kita tidak terke hina dampak buruk dari gaming kita harus punya strategi lho! Contohnya :
1. Main game sesuai usia
Mainkanlah game yang sesuai dengan usia kalian. Alasannya konteks dalam game sangat bervariasi contohnya game yang bernuansa seksual yang tidak boleh dimainkan oleh anak-anak dibawah umur.
2. Manajemen waktu
Cukup satu jam saja waktu yang baik untuk bermain game. Selain itu, bermain game pun sebaiknya hanya dilakukan pada akhir pekan atau periode liburan sekolah. Mengontrol waktu berakibat baik bagi kesehatan mental.
3. Adanya pengawasan orangtua terhadap anak yang bermain game
Sebaiknya orangtua tidak serta-merta melarang anak-anak untuk bermain game, namun lebih memperketat pengawasan terhadap game yang dimainkan oleh sang anak.
4. Game edukasi
Bermain game tentang pendidikan tidak hanya menghilangkan bosan tapi juga dapat menambah kecerdasaan.